Daarul Amiin Islamic Boarding School Gelar Sekolah Masyarakat di Karangpawitan, Bekali Santri Jadi Pemimpin Global
Daarul Amiin Islamic Boarding School (IBS) kembali menggelar program tahunan bertajuk Sekolah Masyarakat Daarul Amiin, yang dilaksanakan pada 23 Februari hingga 05 Maret 2026 di Desa Sindangpalay, Kecamatan Karangpawitan.
![]() |
| Daarul Amiin Islamic Boarding School Gelar Sekolah Masyarakat di Karangpawitan, Bekali Santri Jadi Pemimpin Global |
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Daarul Amiin Islamic Boarding School dengan Pemerintah Desa Sindangpalay, sebagai bagian dari program akhir jenjang bagi siswa kelas 12 SMA IT Daarul Amiin.
Program Akhir Jenjang: Bekal Pra Mukim Santri
Sekolah Masyarakat merupakan bagian dari program pembinaan akhir bagi santri kelas 12 sebelum memasuki fase pengabdian (pra mukim). Program ini dirancang untuk membekali para santri dengan pengalaman nyata dalam berinteraksi dan berkontribusi di tengah masyarakat yang heterogen.
Daarul Amiin dikenal sebagai institusi pendidikan yang menyiapkan santri menjadi calon pemimpin yang berdaya saing global. Tidak hanya unggul dalam aspek akademik dan keagamaan, tetapi juga matang secara sosial dan kepemimpinan.
Melalui Sekolah Masyarakat, para santri didorong untuk belajar langsung dari dinamika sosial masyarakat, memahami keberagaman karakter, serta mengasah empati dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar.
Rangkaian Kegiatan Pengabdian
Selama kurang lebih dua pekan, para santri terlibat aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, di antaranya:
- Menjadi imam sholat Tarawih di masjid setempat
- Mengajar Tahsin Al-Qur’an menggunakan metode Tilawati
- Melaksanakan bakti sosial
- Mengisi pengajian dan kajian keislaman
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang praktik ilmu yang telah dipelajari selama di pesantren, tetapi juga sarana membangun hubungan harmonis antara santri dan masyarakat.
Kehadiran para santri diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata, sekaligus menjadi pengalaman berharga dalam membentuk karakter kepemimpinan yang membumi.
Pembekalan Profesional Sebelum Terjun ke Masyarakat
Sebelum diterjunkan ke Desa Sindangpalay, para santri dan pengurus mendapatkan pembekalan khusus, terutama dalam metode pengajaran Tahsin Al-Qur’an.
Daarul Amiin menghadirkan trainer ahli metode Tilawati dari Bekasi untuk memastikan para santri memiliki kompetensi yang memadai dalam mengajarkan Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Pembekalan ini menjadi langkah strategis agar kegiatan di lapangan berjalan efektif serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Dengan persiapan matang tersebut, santri tidak hanya sekadar hadir, tetapi benar-benar mampu memberikan dampak edukatif dan spiritual yang positif.
Wakil Direktur Bidang Pengasuhan Daarul Amiin IBS, Nur Fikri Sekarmaji, menegaskan bahwa program Sekolah Masyarakat merupakan bagian dari roadmap pendidikan enam tahun Daarul Amiin.
“Sekolah masyarakat ini menjadi bagian dari roadmap pendidikan 6 tahun Daarul Amiin. Langkah ini diambil sebagai bentuk keseriusan Daarul mempersiapkan calon pemimpin yang berdaya saing global,” ujar Nur Fikri.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan membentuk kepekaan sosial santri sebelum benar-benar terjun mengabdi di tengah masyarakat.
“Harapannya, melalui kegiatan ini siswa kelas 12 mempelajari hubungan sosial kemasyarakatan, berlatih peka terhadap lingkungan, dan memberi dampak bagi masyarakat sekitar sebagai pembelajaran sebelum benar-benar mengabdi pada masyarakat,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar program seremonial, melainkan bagian integral dari sistem pendidikan karakter yang diterapkan di Daarul Amiin.
Menumbuhkan Empati dan Jiwa Kepemimpinan
Sekolah Masyarakat tidak hanya mengajarkan santri untuk “mengajar”, tetapi juga untuk “belajar”. Belajar memahami kondisi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat. Belajar bersikap adaptif. Belajar mendengar. Belajar memberi solusi.
Interaksi langsung dengan masyarakat menjadi ruang latihan nyata dalam membangun kepemimpinan berbasis empati.
Santri dilatih untuk:
- Peka terhadap kebutuhan masyarakat
- Mampu berkomunikasi lintas usia dan latar belakang
- Bertanggung jawab atas amanah yang diberikan
- Menjadi teladan dalam akhlak dan ibadah
Pengalaman ini menjadi fondasi penting sebelum mereka benar-benar terjun mengabdi kepada masyarakat secara luas di masa depan.
Sinergi Pesantren dan Desa
Kerja sama antara Daarul Amiin IBS dan Desa Sindangpalay menunjukkan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan pemerintah desa dalam membangun masyarakat.
Kegiatan ini menjadi ruang sinergi yang saling menguatkan. Masyarakat mendapatkan manfaat dari program edukatif dan keagamaan, sementara santri memperoleh pengalaman nyata dalam pengabdian.
Harapannya, hubungan baik ini dapat terus terjalin dan menjadi model kolaborasi pendidikan berbasis masyarakat di wilayah lain.
Komitmen Mencetak Pemimpin Global Berkarakter Lokal
Sebagai institusi pendidikan Islam, Daarul Amiin menempatkan keseimbangan antara wawasan global dan kepekaan lokal sebagai fondasi utama pembinaan santri.
Melalui Sekolah Masyarakat, santri diajak untuk memahami bahwa menjadi pemimpin tidak cukup hanya dengan kecerdasan intelektual, tetapi juga membutuhkan kematangan sosial dan spiritual.
Program ini menjadi bukti komitmen Daarul Amiin dalam mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan global tanpa kehilangan akar nilai-nilai keislaman dan kemasyarakatan.
Dengan berakhirnya kegiatan pada 05 Maret 2026, diharapkan para santri membawa pulang pengalaman berharga yang akan menjadi bekal penting dalam perjalanan hidup dan pengabdian mereka di masa mendatang.
