HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Agak Laen 2 Tembus 5 Juta Penonton, Jadi Film Indonesia Terlaris Kedua 2025

Agak Laen: Menyala Pantiku langsung melesat menjadi salah satu film paling sukses tahun ini. Kurang dari dua minggu sejak tayang perdana pada 27 November, film garapan Imajinari tersebut sudah disaksikan lebih dari 5 juta penonton.

Pada Minggu (7/12), pihak produksi mengumumkan bahwa Agak Laen 2 telah mengantongi angka itu dalam 11 hari penayangan.

 “Di hari ke-11, 5.000.000++ penonton ketemu detektif salah tangkep,” tulis mereka dalam rilis resmi.

Capaian tersebut membuat Agak Laen: Menyala Pantiku langsung menyalip sejumlah film Indonesia lain yang tayang tahun ini, seperti Sore: Istri dari Masa Depan (3,1 juta), Petaka Gunung Gede (3,2 juta), dan Pabrik Gula (4,7 juta).

Dengan raihan tersebut, film ini kini menempati posisi film Indonesia terlaris kedua tahun 2025, berada tepat di bawah Jumbo yang mengumpulkan lebih dari 10,2 juta penonton setelah sekitar 60 hari penayangan sejak 31 Maret.

Sumber: RRI

Tak berhenti sampai di sana, Agak Laen 2 juga berhasil masuk 10 besar film Indonesia terlaris sepanjang masa, menempati posisi di bawah Dilan 1991 yang mencatat 5,25 juta penonton. Film ini hanya membutuhkan sekitar 1,39 juta penonton lagi untuk menggeser Pengabdi Setan 2: Communion (6,39 juta) dan menembus lima besar sepanjang masa.

Melihat tren penontonnya yang masih kuat meski belum dua pekan tayang, peluang untuk melampaui angka tersebut terbuka lebar. Apalagi momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berpotensi menambah gelombang penonton baru—seperti yang terjadi pada film pertamanya.

Tanpa harus mengejar Jumbo sekalipun, tembus 10 juta penonton akan menjadi rekor baru bagi franchise Agak Laen, sebab film pertama mereka—yang menutup 2024 sebagai film Indonesia terlaris—mengumpulkan 9,1 juta penonton dalam 98 hari tayang.

Agak Laen: Menyala Pantiku menghadirkan petualangan baru bagi empat komika: Boris Bokir, Bene Dion, Indra Jegel, dan Oki Rengga. Kali ini mereka berperan sebagai detektif yang sering gagal dan mendapat kesempatan terakhir untuk membuktikan diri dengan menyamar di sebuah panti jompo misterius demi menangkap buronan kasus pembunuhan.

Penyamaran mereka memicu serangkaian kekacauan dan komedi absurd khas Agak Laen. Film ini juga dibintangi oleh Ariyo Wahab, Priska Baru Segu, Boah Sartika, Chew Kin Wah, Jajang C. Noer, Jarwo Kwat, Egi Fedly, hingga Tissa Biani.

Posting Komentar